Degradasi, Transfer Flokulen Poliakrilamida dan Dampaknya terhadap Ekosistem Perairan
Flokulen poliakrilamida (PAM) banyak digunakan dalam pengolahan air, pengolahan mineral, dan bidang industri lainnya karena kinerja pemisahan padat-cairnya yang sangat baik. Namun, dengan meningkatnya penekanan pada perlindungan lingkungan, potensi risiko lingkungan dari flokulan PAM telah menarik perhatian luas. Makalah ini mengulas mekanisme degradasi flokulan PAM di lingkungan, termasuk degradasi fisik, degradasi kimia, dan degradasi biologis. Makalah ini juga membahas proses transfer PAM dan produk degradasinya di badan air, sedimen, dan tanah. Lebih lanjut, dampak flokulan PAM dan produk degradasinya terhadap ekosistem perairan, termasuk pengaruhnya terhadap organisme perairan, kualitas air, dan keseimbangan ekologis, dianalisis. Terakhir, kesenjangan penelitian dan arah penelitian masa depan di bidang ini diusulkan, dengan tujuan untuk memberikan dasar ilmiah bagi penerapan flokulan PAM yang aman dan perlindungan ekosistem perairan.